![]() |
| |||||||||||||||||||||||||||||
|
![]() | ||
| ||
| Orang Baru
| ||
Kisah Sebuah Hati
| ||
| Bayuni Shantiko | ||
| WAHAI hai ... apa kabar? itu yang sering kusapakan pada matahari ketika datang hai... hari ini kabarmu bagaimana? kuucap di menjelang senja hai... kamu kemana saja? kemanapun kamu melangkah sungguh! aku peduli hai... cuma basa basi hai... aku peduli hai... kenapa kau tidak? cikini-depok 3/11/98 | SAYAP-SAYAP PATAH seperti sayap-sayap yang patah di keheningan sebuah senja lalu sayap-sayap meninggalkan peraduan bersama menutup malam ada sayap yang benar-benar patah dibalik terali depok 7/11 98 | |
| Rubon (Rumah Kebon) Pak Arman menyusuri tepi danau aku seakan sampai pada keheningan di antara hutan beton dan akasia terhampar tanpa batas sedikit berjalan, kebon kacang dan singkong lidah buaya menjulur-julur jangkrik dan beberapa ayam hutan menyambung hidup rumahnya menyendiri cat putih, bersih dan elegan kokoh tapi sederhana berdiri mengangkangi sungai tanpa tepi aku datang lagi tanpa kemewahan dan keangkuhan segelas teh, sepiring singkong rebus ia hanya ingin sisa umurnya seperti elang yang hinggap tadi pagi kemudian dinginnya malam menggelitik ingatanku ada rasa yang sederhana dan apa adanya 8/11/98 | ||
BONEKA
| ||
| DI MANAKAH RINDU ? Sejalan waktu yang kian lalu.. BP150898
| ||
| send your poem, here! | ||






